Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk tingkat Sekolah Dasar di Kota Banjarbaru dilaksanakan dari tanggal 15 Nopember sd 25 Nopember 2021, mengikuti jadwal serentak Pelaksanaan ANBK secara nasional.

Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak empat gelombang dan tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti wajib pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan, pada setiap gelombang dibagi menjadi dua sesi, gelombang pertama dilaksanakan tanggal 15 – 16 Nopember, gelombang kedua dilaksanakan tanggal 17 – 18 Nopember, gelombang ketiga tanggal 22 – 23 dan gelombang keempat pada tanggal 24 – 25 Nopember 2021.

Adapun sekolah yang melaksanakan ANBK Sekolah Dasar di Kota Banjarbaru sebanyak 91 satuan pendidikan, dengan rincian moda pelaksanaan sebagai berikut :

  1. Moda Mandiri sebanyak 12 Satuan Pendidikan
  2. Moda Menumpang sebanyak 73 Satuan Pendidikan
  3. Moda Mandiri dan ditumpangi sebanyak 6 Satuan Pendidikan

Pelaksanaan  ANBK melibatkan perwakilan Peserta didik kelas V sebanyak 30 (tiga puluh) orang, seluruh pendidik dan Kepala Satuan Pendidikan, Peserta Didik mengerjakan 3 instrumen dalam waktu 2 (dua) hari, pada hari pertama mnegerjakan AKM Literasi dan survey karakter, pada hari kedua mengerjakan AKM Numerasi dan Survey Lingkungan Belajar, sedangkan seluruh pendidik dan kepala satuan Pendidikan hanya mengerjakan Survey Lingkungan Belajar. Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau (a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan (b) kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya kesenjangan antarkelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan Pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, kesenjangan antardaerah, atau pun kesenjangan antarkelompok berdasarkan atribut tertentu). Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *